Soal Infrastruktur Sosial, Argumen Gibran Kaitkan dengan Stunting Sudah Tepat

INDOPOS.CO.ID – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dianggap, tak bisa menjawab pertanyaan panelis saat debat cawapres soal strategi menyediakan infrastruktur sosial tanpa membebani keuangan daerah. Namun, hal tersebut dinilai kurang tepat.

Menurut Komandan Fanta Health TKN Fanta Prabowo-Gibran, dr Ardiansyah Bahar argumen yang diucapkan Gibran telah menjawab pertanyaan tersebut. Sekaligus komitmen menyelesaikan stunting di Indonesia.

“Mas Gibran menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat tepat dan komprehensif,” kata dr Ardiansyah di Jakarta, Senin (25/12/2023).

“Karena dia memang menjawab dengan benar dan komprehensif, karena dia menghubungkannya dengan isu yang selama ini dibawa paslon 02 yaitu, bagaimana penanganan stunting tersebut,” tambahnya.

Selama menjabat Wali Kota Solo, Gibran telah melakukan infrastruktur sosial tanpa memberatkan keuangan daerah. Seperti pembangunan instalasi pengolahan air limbah (Ipal) komunal di pemukiman padat penduduk. Mengingat sanitasi menjadi salah satu penyebab tak langsung stunting.

Saat debat cawapres memang disinggung soal sanitasi dan air bersih. Dia mampu menyediakan pasokan air bersih dengan berkerja sama dengan pemerintah daerah sekitar.

“Untuk pencegahan stunting bagaimana, kita lihat kalau tidak langsung, tentu kita perbaiki sosial ekonomi, sosial budaya, pendidikan, sanitasi lingkungan itu semua harus kita perbaiki. Itu jangka panjang pastinya,” ujar dr Ardiansyah.

Awal mulanya moderator membacakan pertanyaan untuk cawapres Gibran, dengan sub tema infrastruktur pada Jumat (22/12/2023). Dalam 5 tahun biaya infrastruktur pada PSN Rp2.385 trilun dari APBN.

“Sementara infrastruktur sosial seperti sanitasi dan air bersih masih memprihatinkan. Bagaiman strategi paslon untuk memastikan menyediakan infrastruktur sosial tanpa membani keuangan daerah,” tanya moderator di JCC Senayan, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Gibran kemudian menjawab dengan membeberkan pencapaiannya selama menjadi Wali Kota Solo. Seperti membangun knstalasi pengolahan air limbah (Ipal) komunal di pemukiman padat penduduk.

“Jika kita bicara sanitasi dan air bersih itu nanti nyambung ke stunting. Untuk masalah sanitasi dan air bersih kita membangun ipal komonal di pemukiman padat penduduk,” kata Gibran menjawab pertanyaan moderator saat debat cawapres di Jakarta, Jumat (22/12/2023).

Sementara cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menyebut, jawaban Gibran tak masuk dalam konteks pertanyaan moderator. Ia kemudian mencoba mengingatkan kembali pertanyaan yang disampaikan di awal.

“Kayaknya belum terjawab. Tadi yang terjawab itu infrastruktur fisik semua,” nilai Mahfud MD.

“Infrastruktur itu kan ada infrastruktur sosial yang penting. Kemudian regulasi, bagaimana anda menyiapkan regulasi sekarang ini agar semua itu agar berjalan dengan baik,” sambungnya. (dan)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *